Si Miskin Dengan Keramaian Hati
Karya : Gitalita Putranti Fahdli
Lirih, letih, perih tak
bersuara
Derita tanpa sirna tak berbunyi
Merajut hari teriring sunyi
rame dalam hati
Berteman lapar khusuk dalam
kalbu
Renta usia matang dalam jiwa
Bersyair dzikir menuai hari
Ikhlas tak berumur nafsu pun
dijemur
Disemaikan sabar terikatnya
hati
Harta sirna kekayaan mati
Menanti hari hidup yang tak
lama ini
Tak berharap banyak dialam fana
ini
Selalu percaya akan kehidupan
setelah ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar